Cara memasang robot trading di VPS server
Panduan lengkap ini akan membantu Anda menginstal dan menjalankan Robot Trading (Expert Advisor / EA) di VPS (Virtual Private Server) agar dapat beroperasi 24 jam nonstop tanpa tergantung pada laptop atau koneksi internet rumah.
Persiapan Sebelum Mulai
Pastikan Anda sudah menyiapkan hal-hal berikut:
- Akses VPS: IP Address, Username (biasanya
Administrator), dan Password. - File Robot Trading: File berekstensi
.ex4/.mq4(untuk MT4) atau.ex5/.mq5(untuk MT5). - Detail Akun Trading: Nomor akun, password investor/master, dan nama server broker Anda.
Langkah 1: Login ke VPS dari Komputer / Laptop
Anda tidak perlu menginstal aplikasi tambahan di Windows untuk membuka VPS, cukup gunakan Remote Desktop Connection (RDC).
- Tekan tombol Windows + R di keyboard, ketik
mstsc, lalu tekan Enter. - Masukkan IP Address VPS Anda pada kolom Computer, lalu klik Connect.
- Masukkan Username (
Administrator) dan Password VPS Anda. - Jika muncul peringatan sertifikat (Certificate Warning), centang “Don’t ask me again for connections to this computer” lalu klik Yes.
Langkah 2: Download & Instal MetaTrader di VPS
- Di dalam layar VPS, buka browser (Microsoft Edge atau Chrome).
- Kunjungi situs resmi broker Anda dan unduh installer MetaTrader 4 (MT4) atau MetaTrader 5 (MT5).
- Jalankan file setup dan selesaikan proses instalasi seperti biasa.
- Buka MetaTrader, pilih server broker Anda, lalu Login to Trade Account menggunakan nomor akun dan password Anda.
Langkah 3: Memindahkan File Robot (EA) ke VPS
Cara termudah memindahkan file robot dari PC lokal ke VPS adalah dengan Copy-Paste biasa:
- Di PC lokal Anda, klik kanan file robot (
.ex4/.ex5) $\rightarrow$ Copy. - Masuk ke jendela Remote Desktop VPS, klik kanan di Desktop VPS $\rightarrow$ Paste.
Langkah 4: Memasang File Robot ke Folder MetaTrader
- Buka MetaTrader di VPS.
- Klik menu File di pojok kiri atas $\rightarrow$ pilih Open Data Folder.
- Masuk ke folder:
- Untuk MT4: MQL4 $\rightarrow$ Experts
- Untuk MT5: MQL5 $\rightarrow$ Experts
- Paste file robot Anda di dalam folder Experts tersebut.
- Kembali ke aplikasi MetaTrader.
- Lihat jendela Navigator (tekan
Ctrl + Njika belum muncul), klik kanan pada bagian Expert Advisors, lalu pilih Refresh. File robot Anda akan muncul di daftar.
Langkah 5: Konfigurasi & Mengaktifkan Robot
Agar robot dapat mengeksekusi transaksi secara otomatis, pastikan pengaturan izin trading sudah aktif.
1. Izinkan Auto Trading
- MetaTrader 4: Klik menu Tools $\rightarrow$ Options $\rightarrow$ tab Expert Advisors. Centang “Allow Automated Trading” dan “Allow DLL imports”. Klik OK.
- MetaTrader 5: Klik menu Tools $\rightarrow$ Options $\rightarrow$ tab Expert Advisors. Centang “Allow Algo Trading” dan “Allow DLL imports”. Klik OK.
2. Attach Robot ke Chart
- Buka pasangan mata uang (chart) dan time frame yang sesuai dengan strategi robot Anda.
- Drag (tarik) nama robot dari jendela Navigator ke atas chart.
- Pada jendela pop-up yang muncul:
- Masuk ke tab Common: Centang Allow Live Trading / Allow Algo Trading.
- Masuk ke tab Inputs: Sesuaikan parameter strategi (lot, stop loss, take profit, magic number, dll.) sesuai kebutuhan.
- Klik OK.
3. Aktifkan Tombol Utama
- Pastikan tombol AutoTrading (MT4) atau Algo Trading (MT5) di toolbar bagian atas MetaTrader berwarna Hijau.
- Indikator Aktif:
- On MT4: Terlihat ikon Smiley Face 😊 di pojok kanan atas chart.
- On MT5: Terlihat ikon Topi Toga/Piringan Hijau di pojok kanan atas chart.
Langkah 6: Verifikasi & Menutup VPS dengan Aman
- Buka tab Journal atau Experts pada terminal MetaTrader (bagian bawah screen) untuk memastikan tidak ada pesan error.
- PENTING: Jangan pernah menekan Log off atau menonaktifkan (Shut down) VPS.
- Untuk keluar, cukup klik tombol X (Close) pada bar bagian atas Remote Desktop Connection. MetaTrader dan robot Anda akan tetap berjalan 24/7 di server cloud.
Tips Tambahan:
- Lakukan Restart VPS secara berkala (misalnya seminggu sekali saat pasar libur/weekend) agar performa RAM dan CPU server tetap optimal.
- Simpan cadangan file
.set(konfigurasi input EA) di tempat terpisah agar mudah dipasang kembali jika melakukan peremajaan server.